Jangan Sampai Salah Langkah! 4 Hal Krusial yang Wajib Saya Cek Saat Beli Rumah Agar Lolos dari Pengembang Nakal

Membeli rumah adalah keputusan besar yang melibatkan investasi jangka panjang, bahkan mungkin mimpi seumur hidup. Sayangnya, tidak semua pengembang properti memiliki integritas yang baik. Kita sering mendengar kasus rumah mangkrak, legalitas bermasalah, atau spesifikasi bangunan yang tidak sesuai janji.
Sebagai seseorang yang peduli dan berpengalaman dalam bidang properti, saya tidak ingin Anda mengalami kerugian tersebut. Oleh karena itu, saya merangkum 4 poin krusial yang selalu saya prioritaskan untuk dicek sebelum memutuskan membeli properti dari pengembang mana pun. Ini adalah langkah wajib yang bisa menyelamatkan investasi Anda.
1. Legalitas Pengembang dan Proyek: Kunci Keamanan Utama
Ini adalah fondasi yang tidak bisa ditawar. Pengembang yang serius dan profesional pasti memiliki izin serta rekam jejak yang jelas. Saya selalu memastikan dua hal ini:
- Cek Legalitas Perusahaan: Pastikan pengembang terdaftar secara resmi, memiliki badan hukum yang sah, dan rekam jejak proyek sebelumnya yang sukses dan selesai tepat waktu. Cari ulasan di internet atau tanyakan kepada konsumen lama mereka.
- Cek Legalitas Proyek: Pastikan proyek perumahan tersebut memiliki izin yang lengkap, seperti Izin Mendirikan Bangunan (IMB)/Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Izin Lokasi. Pengembang yang jujur tidak akan ragu menunjukkan dokumen-dokumen ini.
2. Status Kepemilikan dan Kejelasan Sertifikat Tanah
Jangan mudah percaya hanya dengan janji lisan. Saya selalu meminta bukti kepemilikan tanah yang jelas sebelum menandatangani apapun.
- Pastikan Status Tanah: Tanah tempat rumah dibangun harus sudah berstatus Hak Milik (SHM) atau minimal Hak Guna Bangunan (HGB) atas nama pengembang (atau induk).
- Hindari Tanah “Dalam Proses”: Waspadai jika status tanah masih dalam proses balik nama atau sengketa. Minta salinan sertifikat dan jangan ragu untuk melakukan pengecekan langsung ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat untuk memastikan keaslian dan kejelasannya. Pastikan juga kejelasan kapan sertifikat akan beralih menjadi atas nama Anda setelah pelunasan.
3. Kualitas dan Spesifikasi Bangunan di Lapangan
Brosur memang menarik, tapi realitanya seringkali berbeda. Prioritas saya adalah membandingkan janji di atas kertas dengan kenyataan di lapangan.
- Tinjau Langsung Show Unit (Rumah Contoh): Kunjungi langsung lokasi dan amati kualitas pembangunan. Perhatikan detail seperti jenis pondasi, material dinding, struktur atap, hingga finishing interior seperti keramik dan sanitasi.
- Minta Detail Spesifikasi Tertulis: Pastikan spesifikasi material yang tercantum dalam Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) match dengan yang ada di show unit dan unit yang akan Anda terima. Ini akan menjadi pegangan Anda jika ada perbedaan saat serah terima.
4. Fasilitas dan Infrastruktur Pendukung yang Dijanjikan
Sebuah rumah tidak hanya tentang bangunan, tetapi juga tentang lingkungan dan fasilitas pendukung yang memadai. Saya selalu mengecek kelengkapan fasilitas yang akan menunjang kenyamanan hidup Anda:
- Fasilitas Dasar: Pastikan ketersediaan utilitas dasar seperti air bersih, listrik, dan sistem pengelolaan sampah/limbah yang fungsional.
- Akses dan Fasilitas Umum/Sosial: Cek akses jalan utama ke perumahan, apakah mulus dan dilengkapi penerangan jalan? Apakah fasilitas umum dan fasilitas sosial (seperti pos keamanan, taman, rumah ibadah) sudah terbangun dan sesuai site plan? Pastikan juga lokasi perumahan memiliki akses penghubung yang baik ke area penting lain.
Pesan dari Saya: Jangan terburu-buru dan jangan mudah tergiur harga murah yang tidak masuk akal. Lakukan pengecekan secara menyeluruh, karena ketelitian Anda hari ini adalah jaminan ketenangan Anda di masa depan. Berinvestasi properti haruslah aman dan nyaman.